Saat berbicara mengenai sesuatu seperti baterai, sangat penting untuk memastikan bahwa baterai tersebut aman dan bekerja dengan baik. Karena itulah UN38.3 menjadi sangat penting bagi baterai lithium-ion. Namun sebenarnya, apa itu UN38.3 yang telah tersertifikasi?
Sertifikasi UN38.3 merupakan kumpulan peraturan yang bertujuan untuk memastikan bahwa baterai lithium-ion aman dan dapat diandalkan. Sertifikasi ini akan sangat penting bagi perangkat yang menggunakan baterai—seperti laptop, smartphone, dan tablet. Tanpa sertifikasi ini, risiko baterai rusak atau bahkan terbakar menjadi lebih besar, katanya.
Hal penting dari sertifikasi UN38.3 adalah membantu membangun kepercayaan bahwa baterai yang digunakan aman. Dan seiring dengan semakin banyaknya perangkat elektronik dalam kehidupan kita, pentingnya menggunakan baterai yang memenuhi standar ketat ini semakin meningkat. Menggunakan baterai yang telah tersertifikasi UN38.3 dapat membantu menjaga keselamatan kita dan memastikan perangkat kita berjalan dengan baik.
Sertifikasi UN38.3 membantu memastikan bahwa baterai aman dan dapat diandalkan dengan cara menguji baterai melalui berbagai tes. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah baterai mampu bertahan terhadap kondisi seperti panas, getaran, dan korsleting. Baterai yang berhasil bertahan dalam tes tersebut dianggap aman untuk digunakan pada perangkat elektronik. Sertifikasi ini membantu memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa baterai mereka telah melalui pengujian secara menyeluruh.
Saat memilih baterai untuk perangkat Anda, Anda perlu memastikan bahwa baterai tersebut memiliki sertifikasi UN38. 3. Baterai ini memiliki kualitas tinggi dan telah diuji untuk memenuhi persyaratan keselamatan dan keandalan. Dengan memilih baterai yang memenuhi standar UN38. 3, Anda dapat memastikan peralatan Anda aman dan berfungsi dengan baik. Selalu periksa logo sertifikasi UN38. 3 yang tertera pada baterai atau kemasannya untuk memastikan produk yang Anda beli memiliki kualitas yang baik.
Proses pengujian untuk sertifikasi UN38. 3 sangat menyeluruh. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan baterai mampu bertahan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami kegagalan yang berakibat fatal. Beberapa pengujian, seperti yang disebutkan, melibatkan pemanasan atau pendinginan ekstrem baterai, mengguncang baterai, serta mengamati responsnya saat mengalami hubungan arus pendek (short circuit). Jika baterai lulus pengujian-pengujian ini, itu merupakan indikasi yang baik bahwa baterai tersebut aman dan andal untuk digunakan pada perangkat elektronik.